Organisasi File


Mata Kuliah : Sistem Berkas

Dosen : Tatang Yogaswara, SE, M.Kom

Pendahuluan
File diorganisasikan secara logik sebagai barisan record. Record-record dipetakan ke blok-blok disk. File diberikan sebagai bentukan/primitif di sistem operasi. Meski blok berukuran tetap serta ditentukan oleh disk dan sistem operasi, namun record-record dapat beragam ukuran.

Direktori File
Direktori file adalah kegiatan dari memory (disk) yang memuat informasi mengenai :

  1.  nama file
  2. ruang yang disediakan untuk file tersebut/alokasi tempat
  3. pemilik file tersebut
  4. ruang yang sudah dipakai
  5. posisi dan format file dari record-recordnya
  6. organisasi file (struktur)
  7. informasi lain.

Pengukuran kuantitatif (ukuran performansi dari suatu file)
Untuk mengevaluasi kinerja (performansi) suatu sistem organisasi file perlu dilakukan pengukuran kuantitatif terhadap hal-hal yang menyangkut waktu pengaksesan sebagai berikut :
R    : banyaknya penyimpanan yang diperlukan untuk satu record.
TF    : waktu yang dibutuhkan untuk mengambil (fetch) record yang berubah dari  File.
TN    : waktu untuk mendapatkan record berikutnya dalam file
TI    : waktu untuk memperbaharui file dengan menyisipkan satu record.
TU    : waktu untuk memperbaharui file dengan mengubah satu record.
TX    : waktu yang diperlukan untuk membaca seluruh file secara lengkap.
TY    : waktu yang diperlukan untuk mengorganisasi kembali file.

Record Size [R]
Jumlah ruang yang dibutuhkan oleh setiap satu record, ukuran record biasanya lebih besar dari jumlah semua ruang dari setiap field/atribut record tersebut.
Contoh : record # 1

NIM         :   7 byte
Nama       : 20 byte
Alamat    : 30 byte
Pendi.     : 10 byte
Total     :   67 byte
secara matematis (logical) ukuran record dari contoh diatas adalah 67 byte, akan tetapi dalam kenyataan diperlukan ruang yang lebih besar dari 67 byte untuk tiap recordnya.

Fetch Record (pengambilan record)/ TF
Waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan sebuah record dari suatu file, waktu yang dibutuhkan (TF ) tergantung pada waktu untuk menempatkan head (pembaca disk) pada lokasi dimana record tersebut berada dan pembacaan aktual.

Get Next Record (TN)
Waktu yang dibutuhkan untuk menemukan record berikutnya (next record). Apabila record berikutnya berada pada blok yang sama dengan record yang sudah diambil, maka waktu yang diperlukan minimal.

Insert Record (TI)
Waktu yang dibutuhkan untuk menyisipkan suatu record dan nilainya bisa singkat dan bisa juga panjang (besar).
TI    bernilai besar bila insert yang dilakukan pendek (awal track) kecil
TI    bernilai kecil bila insert yang dilakukan di akhir track kecuali bila ada penyediaan tempat khusus pada track.
TI  besar : bila penambahan suatu record menyebabkan pergeseran record-record sesudahnya.

Read Entire File (pembacaan semua record pada file)/ (TX)
Kadang-kadang dalam beberapa file diperlukan pembacaan seluruh file. Waktu pembacaan seluruh file. Waktu pembacaan seluruh file dinyatakan dengan notasi TX dan nilai TX tergantung pada jenis file yang dibaca.

Reorganisasi (TY)
Penyusunan kembali record-record dari suatu file. Biasanya reorganisasi dilakukan secara periode (mis : setiap minggu, bulan dll).
Dalam reorganisasi dilakukan :

  • penghapusan record yang diberi tanda *
  • penghapusan record yang tidak valid
  • penambahan ruang bebas (Free space) yang siap digunakan untuk menampung record-record baru

Organisasi file
Agar dapat mengacu pada record-record yang diinginkan pada suatu file maka file-filenya dibentuk dalam aturan-aturan atau organisasi yang teratur dan konsisten. Ada bermacam organisasi dari file yang secara umum dikelompokkan ke dalam sistem pengorganisasian file dasar sebagai berikut :

  1. Pile
  2. Sequential file
  3. Indexed Sequential File
  4. Indexed File
  5. Direct File
  6. Inverted File Dan Multi List

Pile (tumpukan)
Record-record pada pile dikumpulkan berdasarkan kedatangannya. Data ini tidak untuk  dianalisis, dikategorikan atau diusahakan untuk ditempatkan pada ukuran field. Panjang record dalam suatu Pile tidak harus tetap atau (variable record length) dan tidak diperlukan atribut-atribut yang sama untuk setiap recordnya.

Pengunaan Pile

  • File Pile dibuat ketika data dikumpulkan terutama untuk pemrosesan, dimana data tidak mudah untuk diorganisasikan atau disusun.
  • Pile biasanya digunakan untuk mengumpulkan data sebelum suatu pemrosesan. Banyak pengumpulan data yang dilakukan secara manual, seperti medical record juga memiliki bentuk Pile. Dalam file-file Pile, analisa data dapat menjadi sangat mahal karena waktu yang diperlukan untuk pencarian kembali sejumlah record mampu dengan statistik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s