Hukum Bisnis Pertemuan 2


Mata Kuliah : Hukum Bisnis/Business Law

Kampus : STMIK Muhammadiyah Jakarta

Tahapan pembuatan kontrak

  1. Negosisasi
  2. Pembuatan draft kontrak
  3. Penandatangan kontrak (penutupan kontrak)
  4. Pelaksanaan kontrak

ANATOMI KONTRAK

  1. Judul kontrak
  2. Pembukaan
  3. Para pihak
  4. Recital (latar belakang)
  5. Isi (hak & kewajiban para pihak dalam pasal-pasal)
  6. Penutup
  7. Tanda tangan para pihak

WANPRESTASI atau ingkar janji adalah tidak melaksanakan apa yang dijanjikan.

Objek perjanjian :

  1. Tidak melaksanakan sama sekali apa yang tekah dijanjikan
  2. Melaksanakan sesuatu yang dijanjikan tetapi terlambat
  3. Melaksanakan apa yang dijanikan tetapi tidak seperti yang dijanjikan (tidak sempurna)
  4. Melaksanakan sesuatu yang harusnya tidak dilaksanakan

Akibat wanprestasi

  • Kerugian bagi pihak yang beritikad baik melaksanakan perjaniian
  • Upaya baik bagi pihak yang dirugikan adalah melakukan tuntutan ganti kerugian dengan cara terlebih dahulu harus ada teguran tertulis (SOMASI) untuk pemenuhan prestasi.
  • Dengan somasi tersebut maka dapat dipastikan dn dapat dijadikan bukti bahwa yang bersangkutan melakukan wanprestasi

GANTI RUGI

Apabila salah satu pihak tidak melaksanakan prestasinya maka timbullah kerugian bagi pihak lainnya. Kerugian tersebut harus diganti oleh pihak yang melaksanakan wanprestasi.

Komponen-Komponen Ganti Rugi

Biaya adalah seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak yang dirugikan dalam hubungan dengan kontrak tersebut.

Rugi (arti sempit) : berkurangnya nilai kekayaan dari pihak yang dirugikan karena adanya wanprestasi dari pihak lainnya

Bunga: sebagai kekurangan yang seharusnya diperoleh, tetapi tidak diperoleh oleh pihak kreditur karena adanya tindakan wanprestasi dari pihak debitur

MODEL– MODEL GANTI RUGI

  1. Ganti Rugi dalam kontrak;  jenis dan besarnya ganti rugi ditentukan dalam kontrak.
  2. Ganti Rugi ekspektasi : cara menghitung ganti rugi dengan membayangkan seolah-olah kontark jadi dilaksanakan
  3. Pergantian Biaya/ Ganti rugi Out of Pocket/Reliance Damages : ganti rugi dibayar sejumlah biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak yang dirugikan dalam hubugan kontrak tersebut.
  4. Restitusi : suatu nilai tambah atau manfaat yang telah diterima oleh pihak yang wanprestasi, dimana nilai tambah tersebut terjadi akibat pelaksaaan prestasi dari pihak lainnya
  5. Pelaksaan kontrak

JUAL BELI

Suatu dimana satu pihak yakni yang disebut dengan penjual mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu benda, sedangkan pihak lainnya yang disebut dengan pembeli mengikatkan dirinya untuk membayar harga dari benda tersebut sebesar yang telah disepakati bersama.

Dalam jual beli sekurang-kurangnya terdapat dua pihak (penjual dan pembeli)

SUMBER HUKUM KONTRAK JUAL BELI

  1. KUHPer buku 3 tentang perikatan
  2. Undang-undang tentang pertanaan sejauah yang menyangkut jual beli tanah
  3. Hukum adat setempat terhadap jual beli
  4. Yurispondensi
  5. Perjanjian internasioanal yang menyangkut jual beli internasional
  6. Kebiasaan perdagangan (nasional/internasional)
  7. Doktrin (pendapat para ahli terkemuka)

METODE PEMBAYRAAN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI

  1. Metode pembayaran tunai seketika
  2. Metode pembayaran dengan cicilan/kredit
  3. Metode pembayaran dengan memakai kartu kredit
  4. Metode pembayaran dengan memakai kartu debit
  5. Meted pembayaran dengan menggunakan cek
  6. Metode pembayaran terlebih dahulu
  7. Metode pembayaran secara open account
  8. Metode pembayaran atas dsar konsinyasi
  9. Metode pembayaran secara documentary creadit

MODEL-MODEL WANPRESTASI

  1. Wanprestasi berupa tidak memenuhi prestasi
  2. Wanprestasi berupa terlambat memnuhi prestasi
  3. Wanprestasi berupa tidak sempurna memenuhi prestasi

WANPRESTASI BAGI PEMBELI

WANPRESTASI BAGI PEMBELI

Pembeli tidak melakukan kewajibannya sesuai kontark antara lian tidak melkaukan kewajiaban utamanya berupa pembayaran harag barang yang telah dibelinya
  • Tidak menyerahkan objek jual beli secara yang diatur dalam jual beli
  • Penggunaan barang objek jual beli tidak aman bagi pembeli
  • Ada cacat yang tersembunyi pada benda  yang menjadi objek jual beli tersebut

 Yang dimintakan pihak yang dirugikan

  1. Ganti rugi saja
  2. Pelaksanaakn kontrak tanpa ganti rugi
  3. Pelaksanaan kontrak dengan gani rugi
  4. Pembatalan kontrak tanpa ganti rugi
  5. Pembatalan kontrak dengan ganti rugi

BENTUK PERUSAHAAN

  1. Perseroan Terbatas (PT)
  2. Firma (Fa)
  3. Comanditaire Vennootschap (CV)
  4. Usaha Dagang (UD)
  5. BUMN
  6. Koperasi
  7. Yayasan

Perseroan Terbatas : suatu badan hukum yang didirikan berdasarkan 2 orang atau lebih untuk melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi saham-saham.

Proses Pendirian PT

Tanggung Jawab PT

  1. Tahap Akta Notaris
  2. Tahap Pengesahan
  3. Tahap Pendaftaran dalam daftar perusahaan
  4. Tahap pengumuman damal Berita Negara

Pada prinsipnya tanggung jawabnya sebatas atas harta yang dalam perseroan tersebut

 

JENIS MODAL DAN SAHAM DALAM PT

Hak Pemegang Saham

Modal dasar : seluruh modal perseroan yang tertulis dalam anggaran dasar

 

Moda ditempatkan : seagian atau seluruah dari modal dasar  yang telah diperuntukan atau dijatah kepada pemegang saham tertentu.

 

Modal setor: modal yang telah ditempatkan dan diperuntukan bagi masing-masing pemegang saham dan telah disetor penuh oleh pemegang saham tersebut

 

  1. Hak suara dalam rapat umum pemegang saham
  2. Hak untuk menerima deviden
  3. Hak untuk menerima sisa kekayaan dalam proses likuidasi

 

Organ-Organ PT

  1. Rapat Umum Pemegang Saham
  2. Direksi : organ perusahaan yang memiliki kewenangan menjalankan dan mengambil kebijaksanaan perusahaan
  3. Komisaris : organ perusahaan yang melakukan pengawasan terhadap perseroan. Dipilih oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan bertangung jawab kepada rapat umum
  4. Pemegang Saham

FIRMA (Fa) : suatu usaha bersama antara 2 orang atau lebih yang dimaksudkan untuk menjalankan suatu usaha di bawah suatu nama bersama.

Proses pendirian

  1. Tahap akte otentik
  2. Tahap pendaftaran akta Firma
  3. Tahap pengumuman dalam Berita Negara

CV : suatu bentuk badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana satu orang atau lebih dan pendirinya adalah persero aktif yakni aktif menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab secara penuh atas kekayaan pribadinya sementara satu orang lain atau lebih merupakan persero pasif dimana hanya bertanggung jawabsebatas uang yang disetor

Usaha Dagang (UD) : suatu cara berbisnis secara pribadi dan sendiri (tanpa partner )tanpa mendirikan suatu badan hukum,karena tidak ada harta khusus yang disisihkan sebagaimana halnya suatu badan hukum

BUMN :  bentuk tertentu yang umumnya untuk kepentingan umum

Bentuk-bentuk BUMN :

  1. Perusahaan jawatan (PERJAN) yang diutamakan untuk kegiatan di bidang penyediaan jasa bagi masyarakat dan tidak mengutamakan keuntungan
  2. Perusahaan umum(PERUM) diutamakan untuk usaha di bidang pelayanan bagi kemanfaatan umum ,diamping untuk mendapatkan keuntungan dalam perkembangan ditingkatkan menjadi persero
  3. PERSERO yang lebih diutamakan untuk mendapatkan keuntungan dengan berusaha di bidang yang dapat mendorong perkembangan swasta dan koperasi

One thought on “Hukum Bisnis Pertemuan 2

  1. Pingback: Surat Perjanjian Jual/Beli Kendaraan | Herdis Suryatna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s