See you next time Bromo..


Minggu, 7 April 2013

DSC02397Dini hari kami sudah bersiap-siap menuju Bromo meskipun dalam keadaan masih mengantuk. Tidak lupa pakaian tebal dan penutup kepala/kupluk telah dipakai. Beberapa mobil jeep 4wd telah menunggu di depan homestay. Tiap mobil bisa muat untuk 11 orang. Sepanjang perjalanan udara malam menusuk tubuh. Jalanan yang dilalui berliku-liku belum lagi berlubang sehingga harus pegangan ekstra kuat.

Bukan hanya rombongan Blakrax melainkan rombongan lain ada yang menuju ke sana. Mobil pun sempat terjebak macet. Tiba di sekitaran Seruni Point, kami turun dari mobil langsung  jalan kaki untuk melanjutkan perjalanan. Meskipun cahaya senter memberi cahaya di malam yang gelap, kami harus berhati-hati juga dalam melangkah di tanjakan. Tidak jarang berpapasan dengan kuda-kuda yang akan menuju ke arah atas maupun arah bawah.

IMG_1541

Akhirnya tiba juga di Seruni Point. Di sana kami akan melihat indahnya sunrise. Berhubung viewnya kurang mendukung sehingga tidak melihatnya. Perjalanan dilanjutkan menuju kawah Bromo. Tampak berjejer mobil jeep 4wd yang sedang parkir. Begitu pula dengan kuda. Rintikan demi rintikan hujan pun turun. Terpaksa harus berteduh di sebuah warung kecil. Setidaknya bisa terlindung dari air hujan. Setelah hujan reda, kami melanjutkan perjalanan.

turun tebingturun tebing 2

Kawasan yang dilalui penuh dengan pasir. Di sana terdapat sebuah pura. Banyak juga pendaki yang memanfaatkan jasa kuda untuk bisa sampai atas sehingga tidak memerlukan energi banyak. Kami harus melintasi tanjakan pasir juga anak tangga yang jumlahnya lebih dari 100 untuk sampai menuju kawah. Akhirnya bisa sampai juga. Diam sejenak untuk mengistirahatkan kaki yang pegal. Setelah rombongan Blakrax kumpul semua, panitia memberikan sebuah kejutan. Hal ini akan membuat lebih berkesan. Suasana di sekitar yang kulihat serasa berada di film Tendangan Dari Langit dan 5cm. Semua rombongan berkumpul di tebing pasir. Kami akan menuruni tebing tanpa melalui tangga. Panitia memberikan trik khusus dalam pendakian ini. Adapun trik nya yaitu langkahkan kaki sambil badan condong ke belakang. Tancapkan kaki bagian tumit lebih dalam ke pasir. Rentangkan tangan, jaga keseimbangan.

bromo

Setelah turun semua, kami menuju tempat pemberhentian mobil. Pasir berbisik, taman teletubis dan savana kami lewati seiring dengan perjalanan  pulang ke homestay. Perjalanan yang melelahkan. Tiba di homestay, kami langsung bersih-bersih dan beres-beres karena akan langsung pulang. Panitia mengantar ke stasiun. Sekitar jam 16 kami berangkat dari Stasiun Malang menuju Jakarta.

Begitu banyak pengalaman selama di Malang tepatnya di Bromo. Tak pernah kusangka bakal menginjakan kaki di sana. See you next time Bromo..

2 thoughts on “See you next time Bromo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s