Malang Punya Cerita


Jumat, 5 April 2013 kami dari PT Multi Solusi Global berkesempatan berpetualang ke Malang, Jawa Timur. Sekitar pukul 13.40 berangkat dari Stasiun Senen menuju Stasiun Malang. Kami menempuh perjalanan kurang lebih selama 16 jam.

Bagi saya hal ini merupakan pengalaman pertama menempuh perjalanan jauh naik kereta api. Perjalanan lintas 4 provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur) pastinya sangat mengesankan. Bersyukur di kiri kanan sepanjang perjalanan masih ada hamparan pesawahan.

Hari Pertama

stasiun_malang_trip_malang

Sampainya di Stasiun Malang, salah satu dari kami menghubungi panitia untuk memberitahu bahwa kami sudah tiba. Tidak berapa lama panitia pun datang dan langsung mengantar ke tempat check point di dekat taman yang jaraknya tidak jauh dari stasiun. Kami berkumpul dengan rombongan lain. Terasa nikmatnya menikmati makanan yang disediakan panitia. Setelah makan, panitia memberikan pengarahan mengenai tempat tinggal/homestay selama kegiatan. Kami berangkat menuju homestay dengan mobil yang telah disediakan panitia juga.

Jarak homestay dari stasiun lumayan jauh juga. Tiba di homestay kami segera menyimpan barang bawaan dan langsung bersih-bersih. Lumayan ada beberapa jam untuk istirahat sebelum acara selanjutnya.

Malang terkenal dengan kata dibalik-balik. Dalam perjalanan menuju homestay, salah satu dari teman ku bertanya kepada panitia mengenai namanya. Panitia pun menjawab inod. Sepintas dalam pikiran ku nama yang aneh. Dia pun menjawab kembali Doni. Owhh…kami pun baru sadar.

BLAKRAX merupakan trip organizer yang menyelenggarakan acara. Pada periode ini (6-7 Mei) peserta berjumlah 45 orang yang terdiri dari berbagai daerah.

Sekitar pukul 13.00 semua peserta telah bersiap-siap untuk mengikuti acara petik apel. Setiap peserta boleh memetik dan memakan apel sepuasnya. Hektaran perkebunan apel yang terbentang luas merupakan sumber daya alam yang dikelola warga setempat. Namun, ada juga yang  dikelola pemerintah. Biasanya lahan tersebut digunakan untuk penelitian. Ada 2 jenis apel yang dibudidayakan yaitu apel lanang dan simanalagi. Apel lanang warnanya hijau kemerah-merahan dan rasanya agak masam.

petik_apel_trip_malang

Rintikan demi rintikan air hujan pun turun. Hal itu tidak melunturkan semangat peserta untuk melanjutkan perjalanan. Tujuan selanjutnya yaitu Coban pelangi atau air terjun pelangi. Coban pelangi merupakan salah satu objek wisata air. Sebelum masuk arena, peserta mengabadikan nya dengan di foto di depan papan besar yanag ada tulisan Coban Pelangi. Perjalanan menuju ke sana lumayan jauh. Apalagi jalanan licin oleh guyuran hujan sehingga harus berhati-hati agar tidak jatuh. Panitia pun telah mempersiapkan jas hujan untuk masing-masing peserta. Berhubung hujan sehingga pelanginya tidak nampak di sekitaran air terjun.

coban_pelangi_trip_malang

6 thoughts on “Malang Punya Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s