Atraksi Kuda Lumping


Sehabis pulang jum’atan jalanan dekat Gedung Menara Jamsostek Selatan tidak seperti biasanya macet. Beberapa kendaraan yang melewat ke sana sempat terganggu oleh sekelompok orang yang menunjukan kebolehannya. Mulai dari atraksi kuda lumping sampai debus. Beberapa orang yang pulang dari masjid pun sampai-sampai menghentikan langkah mereka hanya untuk menonton atraksi tersebut. Pertunjukkan tersebut membuat perhatian banyak orang yang keluar dari gedung untuk makan siang termasuk aku. Aku merasa ngeri ketika seseorang mencambuk seorang anak yang berselimutkan kain diikat tali. Cambukannya keras sekali.

18 thoughts on “Atraksi Kuda Lumping

  1. Saya pernah denger, saat maen kuda lumping, biar dicabuk gak sakit, tapi setelah selesai dan mereka sadar, baru rasa sakitnya terasa, ngeri mas ya… Gambaran bahwa perjuangan hidup di tingkat rakyat sangat berat, gak kayak orang-orang di yg duduk di gedung senayan…

  2. waaaa, aku ada pengalaman buruk dengan jatilan ato kuda lumping. Ada yang kurang sesaji, jadi acara belum usai para pemain yang kesurupan keluar arena dan menyambar apa yang ada di sekitarnya. Ada yang ambil mentog idup2 yang lagi enak2nya jalan2 disawah trus dimakan idup2 dengan menggigit lehernya, ada yang manjat pohon kelapa yang tinggi. heemmm, pokoknya setelah itu, trauma ama jathilan, denger musiknya aja udah jaauh2 dah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s